tips n trik mudah hafal al-Quran

TIPS DAN TRIK YANG INSYAALLAH BISA MEMBANTU DALAM MENGHAFAL AL-QUR’AN.

Perbanyak Senyum
 Suasana hati sebelum menghafal berpengaruh besar terhadap hafalan, maka tersenyum merupakan salah satu cara untuk menata suasana hati. Memperbanyak senyum dipercaya menjadikan perasaan lebih baik, dapat menghilangkan stres, meningkatkan kekebalan tubuh, menjadikan seseorang tampak lebih muda dan sehat serta dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi.

Banyak Minum Air Putih
Kekurangan air putih dapat menyebabkan dehidrasi yang meneyebabkan asupan oksigen ke otak berkurang sehingga dapat mengganggu dalam menghafal Qur’an. Maka perbanyak minum air putih agar menghafal Qur’an tidak terkendala dengan banyak minum ait putih sehingga asupan oksigen yang cukup ke otak.

Memilih Tempat
Memilih tempat yang baik merupakan suatu keharusan sebelum menghafal Al-Qur’an karena seseorang tidak akan mampu menghafal Al-Qur’an di pinggir jalan raya dengan suara riuh serta suara lalu lalang kenderaan. Maka pilihlah tempat yang tenang, nyaman dan suci, SEPERTI DI SDTQ AL-VIRTUE  yang juga ada Musholla dan Pondok Pesantrennya.

Memilih Waktu yang Tepat
Pilihan waktu berbeda untuk setiap orang. Namun, pada surat Al-Isra ayat 28 menyarankan untuk menghafal satu jam sebelum subuh dan satu jam sesudah subuh
Memilih Syeik atau Guru
Memilih guru adalah hal yang penting ketika ingin menghafal Al-Qur’an karena menghafal Qu’an harus dengan bacaan yang benar. Jika menghafal tidak dengan bacaan yang benar maka sulit jika akan memperbaiki bacaan yang telah di hafal. Pada Al-Qur’an juga terdapat khusus seperti bacaan Imalah Kubrayang tertulis majraaha  tapi harus dibaca dengan majreeha masih ada lagi bacaan khusus ismam yang terdapat pada surat Yusuf ayat 11. Hal ini tidak akan di dapatkan jika tanpa guru.

Memilih Mushaf Al-Qur’an
Mushhaf Al-Qur’an tidak kalah penting, penggunaan Al-Qur’an hendaknya konsisten ketika akan menghafal Al-Qur’an karena berbeda Qur’an maka letak ayat dan tanda wakaf juga berbeda sehingga akan menyulitkan dalam mengingat letak ayat jika menggunakan mushaf yang berbeda ketika akan menghafal.

Manajemen Waktu
Pembagian waktu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari adalah hal yang penting untuk mendukung menghafal Qur’an membagi waktu antara menghafal, mengulangi hafalan (muraja’ah), istirahat juga aktivitas lainnya.

Persiapan Psikologis
Kita seringkali di doktrin oleh diri sendiri bahwa menghafal Qur’an itu susah. Pada tahap ini kita akan menghapus doktrin negatif tersebut dan menggantinya dengan doktrin positif  saya bisa menghafal Qur’an. Tidak ada yang mampu membatasi diri kita, kecuali apa yang kita batasi dengan fikiran kita. Maka optimislah.

Membayangkan atau Mengimajinasikan
Jika Anda banyak melakukan seni membayangkan ini, dan hidup dengannya disetiap keadaan, maka pada saat itu otak anda akan bekerja dengan sangat peka dan aktif, dan akan memberi pengaruh positif bagi tubuh, ruh dan otak sehingga apa yang anda bayangkan akan menjadi kenyataan dikemudian hari.

Lakukan Pemanasan
Ketika sudah siap untuk menghafal, baiknya tidak langsung menghafal lakukan pemanasan otak terlebih dahulu  dengan membaca ayat Al-Qur’an yang sudah dihafal tanpa memegang mushaf selama lima sampai enam menit.
Fokus
Fokus dimulai dengan cara memegang mushaf. Letakkan Qur’an tepat didepan wajah dengan jarak yang memudahkan anda untuk melihat, letakkan agak ke kiri atau ke kanan untuk membantu fokus anda. Pastikan juga mata dan fikiran tertuju pada ayat yang akan dihafal. Hadirkan pula perasaan anda ketika sedang menghafal. Bacalah dan ulangi ayat tersebut didalam khayalan dan imajinasi anda karena sesungguhnya yang membaca itu adalah otak (pikiran) bukan mata atau penglihatan. Sebagamai mana firma Allah  “Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tapi yang buta adalah hati yang di dalam dada,” Qur’an surat Al-Hajj ayat 45 . Maka dengan cara itu anda tidak perlu waktu lama untuk bisa menghafal.

Mengatur Pernafasan
Tarik nafas melalui hidung tahan di perut selama 8 detik, perhitungan delapan detik sebaiknya dilakukan dengan berdzikir dalam hati kemudian hembuskan melalui mulut lakukan sebanyak tiga kali atau lebih. Ketika akan menghafal tarik nafas dan keluarkan bersama dengan ayat yang akan dihafal.

Berirama atau Bernada 
Otak dan jiwa akan lebih menyukai hal-hal yang berirama indah dibandingkan dengan suara yang datar. Maka menghafallah dengan nada dan irama khas yang anda miliki.

Lakukan Pengulangan
Lakukanlah pengulangan ayat dalam alam khayalan dan imajinasi anda setelah melihat mushaf ketika membaca diawal.

Korelasi atau Menghubungkan
Korelasi berlaku untuk menghubungkan ayat satu dengan ayat selanjutnya, halaman satu dengan halaman berikutnya, antara surat dengan surat serta juz satu dengan juz lainnya. Lakukan dengan cara yang memudahkan anda untuk mengingat.
Setelah melakukan langkah-langkah diatas, maka bertawakkal dan berserah dirilah kepada Allah. Semoga Allah mudahkan kita untuk menghafal Qur’an. Amin ya mujib as-Sailin.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contextual Quran

BROSUR SDTQ 2018

HORMAT KEPADA GURU